Pinjaman Kepemilikan Rumah dan Tanah

Hits: 45703 Written by Administrator Created on Friday, 26 April 2019 02:17 Category: Pelayanan Pinjaman Parent Category: Produk & Pelayanan

Tujuan: Membantu kesejahteraan anggota yang hendak memiliki tanah perumahan, rumah, tanah perkebunan dan persawahan dengan memberikan pinjaman dengan Jasa Pinjaman yang bersaing. Syarat-syarat:

  • Plafon pinjaman Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).
  • Jangka waktu pengembalian pinjaman maksimal 120 (seratus dua puluh) bulan.
  • Anggota yang memiliki Simpanan BANUA SURA minimal 20% dari pinjaman dikenakan:
  • Jasa Pinjaman 1,20% menurun (efektif 7,80% p.a) atau flat 0,65% per bulan untuk pinjaman diatas Rp150.000.000,- sampai Rp200.000.000,-
  • Jasa Pinjaman 1,1% menurun (efektif 7,15% pa) atau flat 0,60% per bulan untuk pinjaman sampai dengan Rp150.000.000,-
  • Peminjam yang tidak memiliki Simpanan BANUA SURA’ dan memiliki Simpanan Kepemilikan Anggota dan MANA minimal 20%:
  • Jasa Pinjaman sebesar 1,35% menurun per bulan dari saldo pinjaman dengan jangka waktu maksimal 120 (seratus dua puluh) bulan
  • Atau pembayaran 0.73% tetap (flat) selama 120 kali dengan catatan minimal 1 kali pembayaran dalam setiap bulan
  • Untuk pengembalian dengan Jasa Pinjaman tetap (flat) per bulan, jika pelunasan sebelum jangka waktu dikenakan perhitungan Jasa Pinjaman menurun dari saldo pinjaman awal setiap bulannya.
  • Jaminan tambahan untuk pinjaman pembelian tanah adalah tanah dan sertifikat tanah tersebut. Jaminan diikat di notaris. Biaya notaris dibebankan kepada peminjam.
  • Bagian kredit dapat meminta foto kopi rekening listrik, rekening PDAM, Pajak Bumi dan Bangunan, atau Slip Gaji bulan terakhir.
  • Informasi mengenai harga, legalitas, kondisi dan lokasi tanah yang akan dibeli wajib disampaikan kepada Staf Kredit. Setelah itu Staf Kredit wajib mengadakan kunjungan ke lokasi.
  • Jika nilai pinjaman melebihi plafon JALINAN (Jaminan Perlindungan Kalimantan) BKCU Kalimantan, maka kelebihan tersebut tidak dilindungi oleh JALINAN dan merupakan tanggungjawab ahli waris apabila peminjam meninggal dunia. Ahli waris harus membuat/menandatangani Surat Pernyataan kesanggupan dari ahli waris untuk menyelesaikan sisa pinjaman anggota tersebut (yang meninggal dunia).