SEMINAR BUDAYA DAN EKONOMI TORAJA

Credit Union Sauan Sibarrung (CUSS) bekerja sama dengan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Makassar (PSE KAMS) pada tanggal 27-28 September 2013, menyelenggarakan Seminar Budaya dan Ekonomi Toraja dalam Perspektif pemberdayaan ekonomi Umat, bertempat di Misiliana Hotel, Rantepao, Toraja Utara.

Seminar menghadirkan narasumber, Mrg. John Liku Ada’ (Uskup Agung Makassar) yang membawakan makalah berjudul “Menggali Nilai-nilai Filosofi-Teologis kehidupan asli masyarakat Toraja”, Dr. Stanislaus Sandarupa, PH.D(Dosen Fakultas Ilmu BudayaUNHAS)dengan makalah “Menggali kehidupan sosial budaya masyarakat Toraja yang dapat meningkatkan kondisi ekonomi”, Aloysius Lande, SE (Anggota KPU Toraja Utara) dengan makalah “Keadaan Ekonomi diToraja saat ini, Pelaku dan penggerak Ekonomi di Toraja”, P. B. Hari Juliawan, SJ (Dosen Universitas Sanata Dharma) dengan makalah "Menimbang Kembali Tradisi Mantunu di Toraja", dan P. Fredy Rante Taruk, Pr. (Ketua CUSS dan Ketua PSE KAMS) dengan makalah berjudul “Pemberdayaan hidup masayarakat Toraja melalui CU Sauan Sibarrung”.Dalam seminar  ini pula CUSS menghadirkan 2 (dua) orang pembicara muda yaitu Mikael Andin dan Mikael Rerung dimana mereka saling membagi pengalaman tentang kehidupan masyarakat Toraja dan Orang Muda Toraja diperantauan.

Peserta Seminar yang dihadiri oleh ± 200 orang peserta dari unsur penggerak CUSS, PSE KAMS, Tokoh-tokoh masyarakat dan Gereja, dan lembaga-lembaga pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat mengkritisi praktekbudaya Torajasaat ini, dimana ada beberapa kebiasaan orang Toraja yang terkesan larut dalam sikap yang boros terutama dalam pesta adat orang mati (Rambu Solo’) secara besar-besaran yang bisa mengabiskan dana hingga miliaran rupiah dalam sekejap saja serta membuat sebagian besar masyarakat Toraja menjadi “malas” untuk bekerja karena mengharapkan kiriman dari luar. Ini juga menjadi wujud kepedulian Gereja, terutama CUSS terhadap kegiatan masyarakat yang sangat berlebihan, oleh karena itu tema yang dihadirkan dalam seminar ini diharapkan bisa mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat Toraja terhadap kegiatan atau acara-acara adat yang terlalu berlebihan.

Harapannya,semoga seminar ini dapatmemberi pencerahan terhadapkehidupan sosial, ekonomi dan budaya Toraja serta sekaligus memperkenalkan CUSS sebagai salah satu solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan gerakan pendidikan untuk perubahan pola pikir. KehadiranCUSS diharapkan dapat berkontribusi dalam rangka membantu masyarakat Toraja menjadi masyarakat yang religius, berbudaya, dan kuat secara sosial-ekonomi.

Emiliani P. Palamba

Galeri foto:

seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-32 seminar_budaya_ekonomi_toraja-32
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-27 seminar_budaya_ekonomi_toraja-27
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-52 seminar_budaya_ekonomi_toraja-52
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-06 seminar_budaya_ekonomi_toraja-06
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-63 seminar_budaya_ekonomi_toraja-63
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-31 seminar_budaya_ekonomi_toraja-31
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-50 seminar_budaya_ekonomi_toraja-50
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-22 seminar_budaya_ekonomi_toraja-22
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-62 seminar_budaya_ekonomi_toraja-62
seminar_budaya_...
seminar_budaya_ekonomi_toraja-23 seminar_budaya_ekonomi_toraja-23

Klik di sini untuk melihat galeri foto yang lain (63 foto)