Berita


OUTBOUND PSDM III

Senin (11/8), Para peserta Diklat Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PSDM) III Badan Koordinasi Credit Union (BKCU) Kalimantan mengadakan kegiatan outbound, untuk membangun kebersamaan dan keakraban di antara mereka. Outbound yang diselenggarakan di lokasi outbound Banyu Sumilir, Desa Purwo-binangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 11 Agustus sampai dengan 12 Agustus 2014. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta PSDM III dari 11 Credit Union di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, yaitu: Wiwin dan Aris (CU Cindelaras Tumangkar – Jogya), Pipit dan Yanto (CU Prima Danarta – Surabaya), Eri, Rudi, Niko, dan Sius (CU Pancur Dangeri – Simpang Dua), Musliaty, Eka, dan Morten (CU Sumber Rejeki – Ampah - Kalteng), Olif, Kristo, dan Jose (CU Remaung Kecubung – Pangkalanbun - Kalteng), Hans dan Eva (CU Sauan Sibarrung – Tana Toraja), Pak Kani dan Jimmy (CU Hati Amboina – Ambon), Nero, San, Peter, dan Yos (CU Gerbang Kasih – Ende), Melly, Meny, dan Rina (CU Sinar Saron – Larantuka), El, Okto, Ida, dan Olive (CU Kasih Sejahtera – Atambua), dan Naomi (CU Ndar Sesepok – Agats).

Perjalanan menuju lokasi outbound dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan menggunakan 1 bis yang hanya berkapasitas 28 penumpang, sehingga ada 3 orang (2 peserta dan 1 panitia) yang terpaksa berdiri sepanjang jalan. Meski demikian, semangat para peserta tidak menjadi kendor, bahkan semakin berkobar karena beberapa di antara mereka dengan penuh semangat melantunkan lagu-lagu pembangkit semangat sepanjang jalan; apalagi sepanjang jalan menuju lokasi outbound para peserta disuguhi keindahan landscape perkampungan tradisionil khas Jogya.

Acara hari pertama dimulai dengan doa pembukaan dan serah terima penanggung jawab kegiatan dari Panitia PSDM BKCU Kalimatan, Adrianus Alcadry, kepada Tim Outbound Banyu Sumilir yang dikomandani oleh Bapak Frans. Sesudah itu dilanjutkan dengan Ice Breaking dan pembentukan kelompok. Ada 7 permainan yang diinstruksikan kepada para peserta oleh Pak Frans dan timnya, yaitu One Power All Team, Kupikir-pikir, All Stand Up, Balloon, Opposite, Lucky Luke, danFormation.

Setelah para peserta digosok sampai panas dalam permainan ice breaking, tim outbound kemudian menggiring para peserta ke permainan tahap berikutnya, yaitu game kelompok kering. Game ini diawali dengan game Tracking Darat, yaitu perjalanan menyusuri jalan-jalan setapak perkampungan, keluar masuk persawahan dan perkebungan dengan jarak total 10 km. Perjalanan panjang ini tidak terasa membosankan dan melelahkan karena sekali lagi para peserta disuguhi berbagai pemandangan indah perkampungan tradisional Jogya; apalagi tim outbound mewajibkan para peserta menemukan pita-pita berwarna Hijau, Hijau Muda, Putih, dan Ungu Muda yang diikatkan oleh mereka pada ranting-ranting kayu di sepanjang route perjalanan ini.

Tepat pukul 10 pagi, peserta kembali berkumpul di lokasi outbound. Setelah istirahat sejenak selama 15 menit, kekompakan para peserta dalam kelompoknya kembali diuji lewat rangkaian game darat yang diawali dengan Flying Fox, Strip Seven, Stick Ball 1 &2, Moving Boom, Square Web, Menara Jempol, Telik Sandi, Ulahop, dan Trust Fall. Dari ke sembilan game ini, game yang paling memacu adrenalin adalah game Flying Fox. Dalam game ini setiap peserta diminta untuk menaiki menara setinggi 8 meter, kemudian meluncur ke bawah melewati rentangan kawat sejauh 50 meter. Ada beberapa peserta yang takut ketinggian terpaksa harus berurai air mata dalam menyelesaikan game ini.

 

Setelah istirahat makan siang selama satu jam, kegiatan dilanjutkan lagi dengan game basah yang diawali dengan Energizer. Tiap kelompok kemudian bergantian uji nyali dan kekompakan melewati 3 game kolam lumpur, Stick Crazy, Blind Area, Angin Mammiri, dan Water Transfer. Di antara ke-7 game basah ini, ke-3 game kolam lumpur merupakan game yang tersulit. Game ini dianggap yang paling menantang karena para peserta harus memadukan antara kekompakan tim, dengan kecerdasan, keberanian, dan keterampilan tiap individu dalam kelompok peserta. Tidak jarang di antara mereka terpaksa harus merasakan nikmatnya diselimuti oleh air berlumpur bila tidak mampu menyelesaikan tantangan ini dengan baik. Bahkan ada beberapa peserta yang terpaksa menyerah, tidak mampu lagi melanjutkan permainan karena tangan dan kaki mereka terluka oleh gesekan atau benturan peralatan game.

Game hari pertama ini kemudian ditutup dengan permainan otak kiri dan otak kanan dalam kompetisi Games Data Processing, dan Puncer Pipe.

Pada hari kedua, fisik dan mental para peserta kembali diobok-obok dalam aneka game ice breaking, seperti Lingkaran Terbalik, Get A Change, Perintah Komandan, dan Disaster.

Setelah acara snacking selama 15 menit, kekompakan dan .....tim kembali diuji dalam game Tracking Basah, yakni perjalanan menyusuri sungai. Ada banyak cerita lucu nan menggugah hati yang terjadi selama perjalanan penuh makna ini.

Setelah menyusuri sungai, dalam perjalanan pulang ke lokasi outbound, para peserta kembali memainkan game berpasangan Si Buta dan Si Bisu. Dalam permainan ini ingin ditekankan bahwa tidak hanya rasa percaya diri yang perlu dibina, tetapi juga kepercayaan kepada teman juga ditingkatkan. Dengan demikian kita akan mampu membentuk suatu tim yang solid.

 

Kurang lebih pukul 11.10, para peserta kembali berkumpul di lokasi outbound. Game demi game kembali dimainkan. Secara bergiliran tiap kelompok memainkan game Reposisi, Keluarga Maris, Tangga Awan, dan Tongkat Setan. Ketika sampai pada permainan Tangga Awan, terjadi sedikit kecelakaan ringan, karena ternyata tali pengikat tangga sudah agak lapuk, sehingga ada anggota kelompok yang jatuh terperosok. Alhasil, game ini akhirnya dihentikan karena cukup membahayakan peserta.

Setelah istirahat makan siang selama satu jam, para peserta berkumpul kembali di lapangan utama. Diawali dengan energizer selama kurang lebih setengah jam, di bawah pimpinan para instruktur pendamping, tiap kelompok kembali bergulat dalam game basah, yaitu game kolam lumpur lanjutan, Traffic Trape, One Vision One Hall, UFO, Bentengan, dan Evakuasi.

Kegiatan di hari kedua ini kemudian ditutup dengan 2 game konsolidasi, yaitu game Bendera Impian dan game Api Kehidupan. Dalam game Api Kehidupan para instruktur ingin menekankan kepada para peserta bahwa dalam mengelola dan mengawal CU masing-masing, mereka tidak hanya perlu menggalang kekuatan bersama, tetapi juga harus cerdas memperkirakan bentuk-bentuk ancaman/persaingan yang akan menghalangi keberlanjutan hidup CU mereka masing-masing. Bila lalai dalam mengantisipasi hal ini, maka seperti yang terjadi dalam game tersebut, mereka akan gagal mempertahankan/menjaga Api Kehidupan yang mereka kawal.

 

Sebagai acara kenang-kenangan sekaligus pemantapan diri, para instruktur mengajak para peserta berendam dan bermeditasi di kolam renang. Meski air terasa dingin mencucuk tulang, dengan mengolah nafas sejenak, akhirnya para peserta mampu bertahan di kolam tersebut selama kurang lebih setengah jam.

Kegiatan Outbound ini berakhir tepat pukul 18.00 WIB. Setelah membersihkan diri, para peserta kemudian makan malam dalam suasana penuh keakraban. Kemudian dilanjutkan dengan sharing tentang pesan dan kesan selama outbound berlangsung. Kebanyakan merasa senang dan puas dan berharap acara seperti ini sering-sering diadakan.

Acara ini ditutup dengan doa, berfoto bersama, dan salam-salaman yang diwarnai oleh rasa haru. Tepat pukul 20.00 WIB kami kembali ke Wisma Pojok Indah, tempat bertapa kami selama 50 hari. Semoga kekompakan dan persaudaraan yang terjalin dalam kegiatan ini tetap lestari dan menjadi landasan dalam membina tim kerja di CU kita masing-masing. (Oleh: Yohannes Pabiban)

Kalkulator Kredit (Silahkan klik untuk mulai menghitung)

Kisah Sukses

IMAGE CUSS Membarikan Ketenangan Dalam Menjalankan Usaha
Tuesday, 13 November 2012
Manakah yang anda pilih, punya utang 10 juta rupiah dengan asset 50 juta rupiah atau punya utang 100 juta rupiah dengan asset  600 juta rupiah? Demikian pertanyaan bapak menteri BUMN Dahlan Iska... Read More...
IMAGE Kisah Sukses Dari KM Saluampak
Tuesday, 13 November 2012
Setelah sekian lama CUSS KM Saluampak berjalan, sudah banyak anggota yang sudah merasa sangat tertolong dan terbantu oleh kehadiran CUSS di tempat ini. Banyak anggota yang awalnya menggadaikan kebun... Read More...
IMAGE Membangun Keluarga dan Masyarakat melalui Credit Union Sauan Sibarrung
Friday, 14 June 2013
Saya Andarias Tappi’, anggota CU – SS dari TP Deri. Sehari-hari saya dipanggil Pong Riani.  Saya menjadi anggota CU sejak tahun 2007 yang pada saat itu masih berpusat di Makale. Saya ingin... Read More...

Kalender & Agenda

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Weblinks

Visitors Counter

6630716
Today
This Week
This Month
All days
2058
39292
120133
6630716