Berita


Peresmian Gedung Sauan Sibarrung

 

Gerakan Berbagi ‘Ala’ CU Sauan Sibarrung

 

 

Terik  matahari membakar merah negeri Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Ruas jalan trans Makale-Rantepao, Tana Toraja sejak pagi telah ramai dihiasi aneka warna bendera. Barisan perempuan dan laki-laki dengan pakaian adat masing-masing daerah Sulawesi Selatan menjadi tontonan gratis setiap orang yang lewat.

Di depan Rumah Sakit Lakipadada, Kabupaten Tana Toraja, terdapat 12 lettoayang telah dihias dengan beraneka macam hasil bumi seperti sayur dan umbi-umbian. Lettoan tersebut dibuat dari kayu dan bambu dengan warna-warni khas budaya Tana Toraja. Bagian dalam lettoan, diletakkan sebuah kursi yang dihias bak kursi kerajaan. Lettoan adalah simbol kekerabatan, ‘bagian’ dari keluarga besar.

 

Hiruk pikuk itu bertambah ramai tatkala 12 ekor babi dimasukkan dalam lettoan. Babi-babi tersebut diusung dalam pegelaran prosesi lettoan dalam acara peresmian gedung baru Credit Union Sauan Sibarrung(CUSS), Tana Toraja, Rabu 27 Januari 2016. Semua yang menyaksikan bertepuk tangan gembira. Sekitar delapan pria dengan pakaian adat ditunjuk untuk mengusung masing-masing lettoan. Mereka mengusung lettoan sambil berpekik dan menari kegirangan diikuti semua tamu undangan.

 

Option Gereja

CUSS merupakan lembaga pemberdayaan rakyat yang hadir di tengah-tengah masyarakatuntuk menjawab keprihatinan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Makassar  terhadap masalah-masalah sulit yang sedang dihadapi kaum miskin,lemah dan terpinggirkan.

Komisi PSE mencoba mengembangkan dan menggiatkan pemberdayaan dengan program pendampingan kepada lembaga-lembaga keuangan mikro di wilayah keuskupan itu dengan CU. Visi dasar pendampingan  adalah terciptanya lembaga keuangan yang profesional yang berbasis masyarakat setempat dengan memperhatikan unsur budaya lokal  berdasarkan semangat Injil dan nilai-nilai serta prinsip-prinsip CU.

Karena itu,CUSS tidak dapat dilepaskan dari misi Gereja, “optionfor the poor.  Sebagai misi Gereja, CU tidak lain adalah paguyuban orang yang saling percaya dan setia untuk membangun bonum commune (kesejateraan bersama) dalam semangat keadilan dan cinta kasih. Modal dasarnya adalah material, sosial,dan spiritual. Sementara penyangga yang membuat CUSS berdiri kokoh adalah pendidikan, kesetiakawanan,dan solidaritas.

Hal ini sejalan dengan cita-cita Gereja yang dituangkan dalam Ajaran Sosial Gereja (ASG) yang merupakan prinsip merefleksikan kehidupan. Paus Yohanes Paulus II menulis dalam Ensiklik Cantesimus Annus (Seratus Tahun), “Melalui ajarannya, Gereja bermaksud menghantar manusia menuju keselamatan,” (par. 59).

Maka kegiatan ekonomi dan kemajuan materiil mesti ditempatkan untuk  melayani manusia dan masyarakat. “Kesejahteraan seluruh masyarakat harus dihormati dan dikembangkan. Sebab manusialah yang menjadi pencipta, pusat dan tujuan seluruh kehidupan sosial ekonomi”(bdk. Konsili Vatikan II, Konstitusi Pastoral Gaudium et Spess, 26).

 

Berbasis Komunitas

Dalam terang ASG, mandat kerasulan sosial diberikan oleh Mgr Johannes Liku Ada’, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar kepada P. Fredy Rante Taruk, Pr Ketua PSE KAMS untuk terlibat dalam pemberdayaan masyarakat.“Secara khusus,dalam keprihatinan masyarakat Toraja yang masih cenderung komsumtif, yang kadang jual lahan kalau kepepet, yang mawatang mantunu(suka boros), yang lebih suka membeli sayur, tomat, ikan dari luar Toraja,”ujar Rm. Fredy.

Rm. Fredy menyadari, “ekonomi kontemporer” dewasa ini menyebutkan bahwa sudah saatnya setiap orang mengejar kesejahteraan tetapi jangan menjadikan orang lain sebagai musuh, mangsa dan saingan. “Dalam ekonomi yang dipraktekkan CUSS, setiap anggota harus saling percaya, mengembangkan diri dalam kebersamaandanmau berdaya guna,” ungkapnya.

Atas dasar ini, Kevikepan Toraja menyambut baik gerakan PSE keuskupan itu dengan lahirnya CUSS tahun 2006. Warta gembira ini telah ditanggapi oleh 30.901 orang di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu wilayah Toraja, Luwu, dan Pare-Pare.Mereka membangkitkan kekuatan ekonomi anggota dan masyarakat dengan aset Rp 353 milliar.

Menurut Mgr. John Liku’Ada, aset sebanyak itubukanlahsegala-galanya. Yang utama adalah gerakanekonomi berbagi yang berdasarkan keadilan. Ekonomi yang melibatkan banyak orang dengan tujuan agar semua orang sejahtera; bukan bersaing dan saling menjatuhkan. Hal ini senada dengan pesan Paus Emeritus Benediktus XVI dalam Ensiklik Caritatis in Veritate (Cinta Kasih dalam Kebenaran) yang berilhamkan 1 Kor 13:6, “Orang yang mengasihi orang lain, tidak senang dengan kejahatan”.Cinta kasih dalam kebenaran adalah tenaga yang membangun komunitas tanpa batas. “Perkembangan dalam bidang ekonomi, seharusnya merupakan ungkapan persaudaraan universal yang berasaskan kemanusiaan yang adilberdasarkan cinta kasih,” kata Mgr. John.

Hal senada dijelaskan oleh Drs. Jufri Rahman, M.Si, Bupati Tana Toraja dalam sambutannya. Cinta kasih, katanya,  ada dalam diri sendiri. Pertolongan sejati masyarakat untuk keluar dari lingkaran kemiskinan adalah diri sendiri. Solidaritas itu didukung dengan nilaisikamaseandan sangserekan (bersama dan bersaudara). “CUSS akan berkembang pesat, bila semua anggota memiliki persepsi yang sama. Bergabung di CU untuk mengubah diri, menolong diri dalam kebersamaan,” kata  Jufri.

Saat ini pengembangan CUSS di setiap TP terlihat dalam peningkatan usaha ternak babi, ternak ayam kampung, penggunaan pupuk organikdalam pertanian, pengolahan pasca panen (kopi, jahe instan, lada, abon ikan, jus jagung, dll) serta pengembangan industrirumah tangga (manik-manik, tenunan,dananyaman tikar).“Siapa bilang orang Toraja komsumtif,dan hanya menunggu kiriman uang dari para perantau. Orang Toraja juga bisa produktif,” ujar Jufri. Tetapi Jufri menyadari usaha-usaha produktif dalam pelayanan CUSS harus ramah lingkungan. Hal ini sesuai filosofi Toraja Tallu Lolona(keharmonisan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan).

 

Sarana Pemberdayaan

CUSS harus mampu berkontribusi dengan meneruskan “gerakan ekonomi berbagi’ yang berkeadilan dan mensejahterakan seluruh masyarakat. Untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat ini,CUSS mendirikan kantor baruyang dimulai pada Agustus 2014 dan selesai secara fisik pada Oktober 2015.

 Bangunan berukuran 22x28 meter persegi,berada di atas lahan 4.400 meter persegi. Berbagai model dan ukiran khas budaya Toraja mewarnai bangunan yang berdiri di jalan trans Makale-Rantepao ini. Litak (warna) ukiran bangunan tersebut terdiri dari Litak Mararang (warna Merah), Litak Mabusa (warna Putih), Litak Mariri (warna Kuning) dan Litak Malotong (warna Hitam).

Warna Merah dan Putih lambang darah dan tulang manusia yang disimbolkan sebagai kehidupan dasar manusia. Warna Kuning sebagai warna kemuliaan atau lambang religius yang biasa digunakan dalam acara Rambu Tuka’ (syukuran atau ibadah). Sedangkan warna hitam sebagai lambang kematian yang dipakai dalam upacara Rambu Solo’ (acara kematian).

Disamping kiri kanan bangunan tersebut, terdapat passura(ukiran) khas Rumah Tongkonan Toraja. Passuraadalah simbol kehidupan masyarakat Tana Toraja sendiri. Mulai dari cara mereka bersosialisasi yang dibatasi etika dan moralitas sampai masalah-masalah hidup yang dialami serta cita-cita yang dituangkan dalam passuratersebut. “Semua itu diukir dalam bangunan CU agar masyarakat mengerti CU ada dan untuk masyarakat,” ujar Anton Sera’Sima,Ketua Panitia peresmian CUSS.

Gedung ini akan dijadikan pusat gerakan pemberdayaan seperti, pelatihan dan pendidikan. Rencananya gedung ini juga akan dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan keuangan dan pengorganisasian kegiatan pemberdayaan.

CUSSmerasa perlu memberi perhatian pada pengembangan IT, data base yang terpadu demi pelayanan yang lebih baik. Terakhir, CUSSakan berusaha memberdayakan anggota untuk promosi dan pemasaran hasil produk anggota. Dua hal terakhir ini juga akan dilaksanakan di gedung yang baru saja diresmikan ini.

 

Peresmian gedung diawali dengan pembukaan Rapat Anggota Tahun (RAT) Koperasi CUSS Tahun Buku 2015. Hari kedua, diadakan pendirian Bate’ sebagai simbol ungkapan syukur yang dilanjutkan dengan pemilihan pengurus-pengawas CUSS masa bakti 2016-2018. Malam harinya diadakan ma’bugi (pentas seni).Hari ketigaatau Mattana,adalah puncak peresmian gedung CUSS dengan Misa kudus yang dipimpin oleh Mgr. John Liku Ada’. Acara ini juga diselami dengan gelar Ondo Samalle’(tarian syukur).

Saat ini, sekitar 12 Tempat Pelayanan di bawah naungan CUSS yang tersebar diTujuh Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.  Selain itu,terdapat produk solidaritas yang terdiri dari solidaritas Kemalekean (solidaritas kesehatan), Pa’waimata (solidaritas kedukaan) dan Sikanannaran (solidaritas santunan rawan inap) serta Solidaritas Sipopa’di (solidaritas untuk anggota yang mengalami musibah).

Ketua Badan Koordinasi Credit Union (BKCU) Kalimantan, Marselus Sunardi mengatakan, produk solidaritas ini bertujuan untuk membantu potensi-potensi lokal yang ada di Toraja agar corak pemikiran masyarakat bisa berubah dari komsumtif ke produktif. “Ini penting sebab hakekat CU adalah untuk melayani mereka yang terpinggirkan secara ekonomi,” ujarnya.

 

Yusti H. Wuarmanuk

(dalam MINGGUAN HIDUP ed. 08 Februari 2016, dengan beberapa perbaikan)

 

Kalkulator Kredit (Silahkan klik untuk mulai menghitung)

Kisah Sukses

IMAGE CUSS Membarikan Ketenangan Dalam Menjalankan Usaha
Tuesday, 13 November 2012
Manakah yang anda pilih, punya utang 10 juta rupiah dengan asset 50 juta rupiah atau punya utang 100 juta rupiah dengan asset  600 juta rupiah? Demikian pertanyaan bapak menteri BUMN Dahlan Iska... Read More...
IMAGE Kisah Sukses Dari KM Saluampak
Tuesday, 13 November 2012
Setelah sekian lama CUSS KM Saluampak berjalan, sudah banyak anggota yang sudah merasa sangat tertolong dan terbantu oleh kehadiran CUSS di tempat ini. Banyak anggota yang awalnya menggadaikan kebun... Read More...
IMAGE Membangun Keluarga dan Masyarakat melalui Credit Union Sauan Sibarrung
Friday, 14 June 2013
Saya Andarias Tappi’, anggota CU – SS dari TP Deri. Sehari-hari saya dipanggil Pong Riani.  Saya menjadi anggota CU sejak tahun 2007 yang pada saat itu masih berpusat di Makale. Saya ingin... Read More...

Kalender & Agenda

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Weblinks

Visitors Counter

6625781
Today
This Week
This Month
All days
4188
34357
115198
6625781